Looking For Translator?

Pendidikan Sepanjang Hayat

ABSTRAK
Pendidikan merupakan proses yang mengandung spirit yang membawa subjek (peserta didik) menuju arah yang membawa perbaikan dalam meningkatkan taraf hidup yang lebih baik. Tulisan pada artikel ini menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan sepanjang hayat atau dikenal juga sebagai pendidikan seumur hidup (dalam bahasa Inggris dikenal sebagai life long education). Program pendidikan sepanjang hayat merupakan salah satu program yang dikenalkan oleh UNESCO sekitar tahun 1970 dalam rangka mengantisipasi perubahan sosial dalam masyarakat yang disebabkan oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang berjalan cepat. Sehingga manusia yang merupakan subjek dari pendidikan mampu mengimbangi perkembangan tersebut tanpa harus mengalami ketertinggalan.

KATA KUNCI : Pendidikan, Seumur Hidup, Keterampilan, Manusia

PENDAHULUAN
Pendidikan seumur hidup atau pendidikan sepanjang hayat dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Lifelong Learning merupakan konsep yang menjadi salah satu unsur terpenting bagi kehidupan setiap insan di dunia. Semboyan tersebut merupakan salah satu program yang digalangkan oleh UNESCO dalam berupaya untuk memungkinkan semua orang di seluruh dunia untuk dapat memanfaatkan potensi besar Teknologi Informatika dan Komunikasi (TIK) sebagai wadah pembelajaran dan pemberdayaan diri dengan mengimplementasikan 6 sub-program yang berupa :
1)       Literacy;
2)       Technical and Voctional Education and Training (TVET);
3)       Higher Education;
4)       Open and Distance Learning;
5)       ICT Application for Non-Formals Education;
6)       21st Century Skills.
.
Mau akses paper dalam bentuk File PDF??
.

Klik disini untuk mengunduh FULL PDF

laporan Praktikum: Menentukan Tipe Iklim Berdasarkan Klasifikasi Koppen

A. Tujuan
     1. Mahasiswa dapat menentukan iklim dengan klasifikasi Koppen.
     2. Mahasiswa dapat menerapkan hasil analisis tipe iklim.

B. Dasar Teori
          Iklim merupakan penyebaran cuaca dari waktu ke waktu (hari demi hari, bulan demi bulan, dan tahun demi tahun) dan termasuk di dalamnya harga rata-rata dan harga-harga ekstrim (yaitu maksimum dan minimum) atau keadaan rata-rata cuaca pada suatu periode yang cukup lama atau daerah yang cukup luas (Tjasyono dan Harijono, 2012: 1). Iklim di bumi, diklasifikasikan menjadi beberapa klasifikasi. Tujuan klasifikasi ini adalah untuk menetapkan pembagian ringkas jenis iklim sesuai tujuan penggunaannya. Salah satu klasifikasi iklim yang dipakai adalah klasifikasi iklim menurut Koppen (Wirjohamidjojo dan Swarinoto, 2010: 4).
          Handoko (1995: 166-168) mengungkapkan bahwa klasifikasi Koppen merupakan klasifikasi utama yang berdasarkan pada hubungan antara iklim dan pertumbuhan vegetasi. Sistem klasifikasi ini paling dikenal dan digunakan secara internasional sejak publikasi pertamanya pada tahun 1901 sampai perbaikan- perbaikannya yang tertulis dalam buku Gruudis der klimakunde tahun 1931.       
          Dalam Daldjoeni (2014) Koppen meneliti batas antara iklim hutan hujan tropis yang paling basah dan iklim sabana, untuk itu ditemukan 2 bulan kering yang jumlahnya masing- masing kurang dari 6. Jika batas ini dipakai di Jawa Tengah dan Jawa Timur, maka semua wilayahnya akan tergolong iklim sabana.
.
.
Mau akses file dalam bentuk PDF???
.
.
Klik disini untuk mengunduh FULL PDF